Social Icons

Informasi SMA Terbuka

Salam kreatif
Setelah berselancar (browsing) menyusuri berbagai artikel dengan kata kunci yang Anda masukkan pada mesin pencari, saat ini Anda terdampar pada blog “Multimedia Pembelajaran Interaktif”. Semoga kata kunci yang Anda masukkan sesuai dengan yang Anda inginkan, dan menjadikan tempat terdamparnya para peselancar (pencari informasi) yang lain untuk singgah pada blog ini.baca selanjutnya.

SMA Terbuka
Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) sebagai media. Media ini dalam perkembangannya dapat menjangkau dan menembus dimensi atau lintas ruang dan waktu. Pengguna media ini tidak mengenal strata dalam kehidupan. Artinya siapapun orangnya dapat dengan mudah dapat memberi informasi, mendapatkan informasi, dan berkomunikasi di dan dari berbagai pelosok tanah air bahkan seluruh penjuru dunia. Disamping itu TIK berkaitan erat dengan suatu proses, penggunaan sebagai alat bantu untuk, manipulasi, pengelolaan informasi, mempublikasikan informasi, dll. Terkait dengan perkembangan media tersebut, dunia pendidikan pada sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), dengan teknologi dipersepsikan sebagai inovasi dunia pendidikan abad 21. Hal ini merupakan sistem pendidikan yang memiliki daya jangkau luas, yang dapat menembus lintas ruang, waktu, dan sosioekonomi. Melalui media berbasis TIK, sistem pendidikan jarak jauh (PJJ) memberikan dan membuka kesempatan akses terhadap pendidikan bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, orang dapat belajar. 

Pendidikan Jarak Jauh
Secara umum, pendidikan jarak jauh (PJJ) merupakan sistem pendidikan yang melaksanakan proses belajar mengajar secara terpisah antara pendidik dan peserta didik. Pendidikan dengan sistem jarak jauh mengambil manfaat dan potensi besar dari perkembangan media dan teknologi. Media dan teknologi sebagai sarana dan prasarana dalam proses belajar mengajar. Proses belajar mengajar ini, memberikan kesempatan pada peserta didik, dimanapun peserta didik itu berada, terbuka, dan kepada siapa saja.

Tujuan dan sistem keterbukaan PJJ
Dalam PP 17/2010 pasal 118 dinyatakan bahwa PJJ diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan perluasan dan pemerataan akses pendidikan, serta meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan. Sistem keterbukaan PJJ. Artinya proses belajar mandiri, belajar tuntas, menggunakan media dan mengoptimalkan media berbasis teknologi informasi komunikasi (TIK). Dengan media dan teknologi, diharapkan dapat membuka kesempatan mendapatkan pendidikan terbuka bagi semua lapisan masyarakat. Tidak terkecuali pada pendidikan setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

SMA Terbuka dan Pemanfaatan Media
Menteri Pendidikan M. Nuh, meluncurkan SMA Terbuka. Peluncurkan SMA terbuka pada tingkat SMA di mulai tahun ajaran 2014-2015, tanggal 10 Mei 2014 lalu, dan penerimaan siswa baru berawal pada Juli 2014. SMA Terbuka dibuka secara bertahap. Pada tahap awal, terdapat enam wilayah, Jawa Timur, Jambi, Jawa Barat, NTB, dan Sorong.

Berikut ini video streaming hasil dari telekonveresi dengan enam bupati.


Diterbitkan tanggal 12 Mei 2014
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NASIONAL MENDIKBUD M NUH TELAH MEMBUKA SMA TERBUKA DI ENAM WILAYAH DI INDONESIA MELALUI TELECONFERENCE, M NUH MENGTAKAN SMA TERBUKA DI HAJATKAN BAGI LULUSAN SMP YANG TIDAK TERTAMPUNG DI SMA ATAU SMK REGULER KARENA TERKENDALA BIAYA/GEOGRAFIS WAKTU DAN BUDAYA.

Prioritas dan target.
Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud Achmad Jazidie mengemukakan, prioritas dan target awal, adalah lulusan SLTP sederajat yang tidak tertampung di SMA atau SMK reguler karena kendala ekonomi, geografis, waktu, sosial dan budaya juga drop out SMA atau SMK. Dengan adanya Sekolah Menengah Terbuka itu, diharapkan target angka partisipasi kasar sekolah menengah sebesar 97 persen bisa dicapai di 2020 mendatang.

Model proses pembelajaran. Proses pembelajaran menggunakan tiga model proses dalam pelaksanaan pembelajaran, yaitu online, balance online, dan tatap muka. Pelaksanaan pembelajaran itu, akan diterapkan berdasar kemampuan dan kapasitas masing-masing daerah termasuk kondisi yang ada di daerah. Selama proses belajar, semua siswa Sekolah Menengah Terbuka akan diberikan beasiswa dan tablet yang akan diisi dengan modul-modul pembelajaran untuk siswa. "Dengan cara seperti ini, sistem belajar akan lebih efektif dan bisa lebih mandiri dengan mengkombinasikan sistem belajar jarak jauh menggunakan jaringan internet," ujar Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud itu. (sumber: www.antaranews.com)

Pemanfaatan Media
Di atas disebutkan bahwa media berbasis TIK, mampu menembus dimensi ruang dan waktu. SMA terbuka, memanfaatkan dan mengoptimalkan berbagai media (Multi Media). Sebagai institusi pendidikan yang melaksankanan proses belajar mengajar terbuka dan jarak jauh. Media, merupakan sarana dan prasarana yang dominan dalam proses tersebut. Bahan ajar media terdiri dari cetak dan non cetak. Bahan ajar berbasis media cetak, dengan karakteristik yang ada pada media tersebut merupakan media utama. Sedangkan media non cetak, merupakan materi bahan ajar yang mendukung isi pokok dari bahan ajar cetak, yang tidak dapat dijelaskan menggunakan media cetak. Meskipun demikian, media non cetak dapat juga sebagai media utama. Yang pada intinya, adanya dan dipergunakannya media-media itu untuk saling melengkapi kekurangan dan kelebihan dari karakteristik media. Dan dalam perkembangan media, media elektroniklah yang paling pesat perkembangannya.

Pengoptimalan media digital elektronik
Pemanfaatan berbagai peralatan media elektronik. Dalam dunia pendidikan, proses belajar mengajar menggunakan berbagai media elektronik disebut e-learning. Dalam proses tersebut, e-learning memerlukan suatu proses automatisasi. Automatisasi ini bertujuan mendukung proses pembelajaran peserta didik (online atau ofline) dan sistem manajemen administrasi secara otomatis. Sistem ini dikenal dengan Learning Manajemen System (LMS). LMS, merupakan perangkat lunak yang dapat mengautomatiskan proses belajar mengajar. Banyak perusahaan yang memberikan layanan berupa perangkat lunak (LMS), ada yang berbayar dan ada yang gratis. Contohnya adalah MOODLE (Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment), perangkat lunak gratis dan banyak digunakan.

Melek media dan teknologi?
Dengan diluncurkannya SMA terbuka, oleh Kemendikbud. Hal itu mengajak kita semua untuk tidak hanya sekedar melek media. Dengan media dan teknologi, apa yang dapat kita lakukan? Apa yang dapat kita lakukan dengan media dan teknologi?

Berikutnya tentang "pendidikan terbuka dan jarak jauh", silakan (sdg perbaikan klik)

 

Follow by Email

 
Blogger Templates